September 25th, 2008 by anja-utami
Ini merupakan julukan baru untukku dari salah satu sahabat baikku. Entah apa yang ada dipikirannya saat itu, sampai dia menjuluki aku “Upik Abu”.
Berawal dari ceritaku kepadanya; yang setiap hari aku pulang “kerja”, aku selalu nyuci. Apa salahnya mencuci baju sendiri,…..hmmm
Tapi emang sih, setiap dia telepon aku…..aku lagi nyuci…..
Huahhaa….ga ngerti dech…!
Bagus juga ada julukan baru ini, jadi bahan omongan ku ke teman2 kantor, tapi yang ada mereka juga manggil aku “Upik Abu” (kadang2)…
Ada juga yang merasa kasihan sama aku…..
Apa ya…
Apa arti sebenarnya “Upik Abu”?
–a
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
August 23rd, 2008 by anja-utami
Di kota Jakarta tepatnya di salah satu Rumah Sakit Matraman, lahir-lah bayi perempuan yang lucu dan manis. Orangtuanya memberikan nama yang cukup panjang untuknya, "Tri Utami Manja Pertiwi" yang berarti ‘Tri = tiga", "Utami = utama/pertama (perempuan pertama)", "Manja = sepertinya ini sebuah singkatan dari ‘Matraman Jaya’", "Pertiwi = kemungkinan karena lahir dibulan Agustus yang merupakan hari kemerdekaan Indonesia atau juga karena lahir di Indonesia yang biasa juga dikenal sebagai "Ibu Pertiwi". Tidak jelas memang, apa arti sebenarnya nama ini. Namun yang pasti orangtuanya mengharapkan anak perempuannya ini menjadi anak yang baik, soleha, berbakti, bertanggung jawab dengan apa yang dikerjakannya, melakukan yang diperintahkan Allah dan menjauhkan apa yang dilarang olehNya, dan tentunya masih banyak lagi harapan dan do’a orangtua untuk anak perempuan yang sangat dimanjakannya ini.
Do’a orangtua selalu ada untuk anak-anaknya
Dan dimanapun kaki melangkah, niatkanlah selalu untuk mendapatkan RidhaNya
Posted in Uncategorized | No Comments »
July 7th, 2008 by anja-utami
Perubahan besar telah terjadi, mulai menjadi dewasa dan lebih bijaksana dalam bertindak, mencoba selalu berpikir positif dan bersemangat dalam melakukan sesuatu. Selalu ceria dan tersenyum seolah tak ada permasalahan yang mengganggu. Setiap hari mencoba menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Al-qur’an, Sholat, Sabar, Ikhlas, Berdo’a dan Tawakal menjadi obat hati yang ampuh. Kesedihan, rasa kehilangan, kegembiraan yang terasa hanya DIA yang tahu. Merasa jatuh cinta, mengagumi, rasa sayang di hati juga hanya DIA yang tahu.
Pertama kali jatuh cinta saat mulai menutup aurat hingga kini selalu jatuh cinta padaNYA. Kekasih yang selalu memperhatikan dan menyayangi tanpa batasan. KemarahanNYA adalah hal yang tidak dinginkan dan ditakuti.
Mama adalah belahan jiwa yang selalu dirindukan. Sahabat dan teman-teman terbaik menjadi tempat berbagi dalam cerita. Ta’aruf menjadi impian untuk menemukan imam keluarga yang dapat menjadi nakhoda dari sebuah kapal kecil yang akan menjadi besar dan tentu yang selalu ingin dekat dengaNYA, karena agama merupakan tiang dalam keluarga. Insya Allah…..karena hanya Allah yang tahu…
Posted in Uncategorized | 1 Comment »